Halaman

Tuntunan Solat Menurut Riwayat Hadis “Khaifa Tushalli”

          

          Nama Kitab : Tuntunan Solat Menurut Riwayat Hadis “Khaifa Tushalli”
          Pengarang : Kh. Ihya Ulumuddin
          Halaman : 381 Halaman
          Cetakan : An-Nuha Publishing, Pp. Nurul Haromain, Pujon, Malang

     Solat adalah ibadah inti umat ini, yang membedakan antara agama ini dengan agama lain, solat juga merupakan amal ibadah yang paling pertama dihisab oleh allah SWT. Jika semua ibadah diwahyukan oleh allah lewat malaikatnya, solat merupakan hadiah langsung yang diberikam allah kepada nabi kita Muhammad Sollawlohualaihiwasalam tanpa perantara siapapun. Allah berfirman dalam al-quran :
وَاَقِيۡمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارۡكَعُوۡا مَعَ الرّٰكِعِيۡنَ‏ ﴿۴۳-البقرة﴾
“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'”
Sebagai orang islam kita harus mengetahui setiap ibadah yang kita lakukan, khususnya solat,karna solat ibadah yang petama kali dihisab dan juga ibadah yang sanggat allah cintai. Jika kita ingin mengetahui budi pekerti seseorang apakah ia baik atau tidak maka bsa kita nilai ia dari solatnya. Dan dengan solat juga bisa memcegah seseorang berbuat perbuatan kehi dan munkar, sebagaimana Allah berfirman dalam surat al-ankabut -45 :
تْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُون
“Bacalah kitab (Al Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. “
   
      Dari sini dapat diketahui bahwasanya solat itu penting bagi kehidupan kita di dunia maupun di akhirat. Maka banyak dari ulama mutaqoddimin dan muta’akhirin yang berlomba-lomba menuang pemahamannya tentang solat di dalam kitab-kitab mereka. Hingga akhirnya di era modern ini masih banyak ulama yang memperhatikan solat bagi umat ini, salah satunya ialah KH. Ihya ulumuddin, beliau lantas membuat kitabnya yang bernama ‘khaifa tusholli’ , di muqoddimahnya beliau membandingkan umat nabi era sahabat dengan umat era modern ini. Kalau di era sahabat mereka tidak hanya menjadikan sholat sebagai kewajiban atau ibadah saja, akan tetapi dijadikan sebagai sarana komunikasi dan sarana untuk mencapai ridhonya. Berbeda dengan umat era modern ini dimana umat ini hanya menjadikan sholat sebagai kewajiban yang selalu dianggap beban yang memberatkan mereka,.
Kitab ini juga memiliki keistimewaan tersendiri, seperti disebutkan khilaf-khilaf hadist dan pendapat-pendapat ulama tentang gerak dan bacaan sholat dengan gambar yang didesain sedemikian rupa untuk memudahkat pembaca dalam memahami teks hadist ataupun pendapat ulama yang beliau tulis
Dan itusemua tidak lain untuk membangkitkan semangat kita dalam beribadah dan taat kepadanya dengan melakukan syariat sesuai dengan arahan Nabinya dan juga agar kita tidak termasuk dalam orang yang lalai dalam solat dan yang paling inti adalah untuk mencapai ridonya, Amiin.

     Al-habib idrus bin umar al-habsyi menjelaskan tentang ayat diatas dalam kitabnya ‘Al-Fuyudhat Ar-Robbaniyah’ bahwa الصَّلاةَ yang dita’rifkan (diketahui) dengan ال memberikan pemahaman bahwa solat tidak akan bisa mencegah dari kekejian dan kemunkaran kecuali orang yang melakukannya itu melakukannya sesuai dengan ajaran Nabi kita Muhammad Sollawlohualaihiwasalam. Dengan menjaga hal-hal yang diwajibkan dan disunnahkan dalam solat dengan disertai khusu’ dan hadirnya hati hingga menjadikannya sempurna dan bisa mencegah orang yang solat tersebut dari perbuatan keji dan munkar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadilah Ahlu Quro' Yang Di Cintai Nabi

Oleh: A.Zulqisti zein              Ahlul Qurro’ merupakan istilah bagi orang yang sering membaca al-Quran, orang yang mencintai al-...